Minggu, 13 Maret 2011

Pelajaran 4_gempa Tsunami Sendai _dari milis bencana

Gempa terus bergetar selama lebih dari 30 menit. Datang kemudian
instruksi untuk menjauhi gedung serta kami diperintahkan berkumpul
berdasarkan kelompok masing-masih dan mendata bilamana masih ada yang
belum melakukan evakuasi. Beberapa staf memakai helm dan identitas
pada lengan memberikan beberapa petunjuk dalam, tentu saja bahasa
jepang. Setelah diterjemahkan, baru dipahami. Suhu dingin di luar
serta angin kuat, menggoda banyak diantara kami memaksa masuk gedung
untuk mengambil baju dingin. Secara psikologis, banyak yang tergoda
untuk melakukan hal yang sama, walaupun beresiko. Ketika getaran agak
mereda, beberapa staf memeriksa kondisi gedung, jaringan air dan
memeriksa ruangan. Waktu berlalu lebih dari satu jam, jam 16.00
sekarang, tetapi hentakan gempa masih terus datang.

Pelajaran 4:
#pada saat darurat, penanggung jawab kantor atau gedung berubah fungsi
secara otomatis menjadi petugas komando evakuasi. Perlengkapan standar
adalah helm proyek dan keterangan di lengan serta megafon. Kemudian
setiap lantai ada juga petugas yang bertanggungjawab. Di jalanan,
mobil petugas lalu lalang memberikan petunjuk pada masyarakat sedang
speaker “jambu” yang tersebar dimana-mana, memberikan arahan terus
menerus
#sebagai orang asing, juga tidak mengerti bahasa lokal, suasana
tanggap darurat cukup menegangkan karena sedikit sekali memahami
perintah

#Perintah selanjutnya setelah diketahui tidak ada korban adalah
meminta semua pulang ke rumah masing2, bila tidak ada kepentingan
karena aliran air juga pemanas ruangan akan diputuskan.

Tidak ada komentar: