Senin, 04 Maret 2013

Mewujudkan Sekolah Ramah Anak

Alhamdulillah rekrutmen GeMBIRA bersama KerLiP sudah mulai dipromosikan melalui fb, blog dan email. Mudah-mudahan akan tumbuh Gerakan membangun Indonesia ramah Anak bersama Keluarga Peduli Pendidikan yang mendukung penuh peningkatan partisipasi 500 Duta Anak untuk Sekolah/Madrasah Aman dari Bencana sampai Mei 2013.

Besar harapan ke-500 DUta Anak ini akan menjadi narasumber-narasumber dalam kegiatan OPERA (Obrolan Pendidikan Ramah Anak) yang dinisiasi keluarga peduli pendidikan di sekolah/madrasah tempat ananda belajar. Duta Anak dengan dukungan Keluarga Peduli Pendidikan dan terlaksananya OPERA MeSRA (Mewujudkan Sekolah Ramah Anak) dalam Pertemuan Orangtu Murid Guru (POMG) diharapkan dapat bersama-sama mendorong peningkatan pemenuhan Hak Pendidikan Anak melalui penerapan Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar.

Seluruh foto, narasi dan hasil evaluasi diri Sekolah Ramah Anak yang dikumpulkan oleh Duta Anak akan menjadi bukti dan bahan pemantauan Penerapan Sekolah Ramah Anak dalam kategori tumbuh di Indonesia khususnya Jawa Barat. Narasi-narasi tersebut juga akan dimanfaatkan untuk kajian literasi peserta didik usia anak untuk melihat perkembangan sistem berpikir anak Indonesia.

Bagi sahabat-sahabat Perkumpulan KerLiP yang memiliki kompetensi yang bersesuaian dan siap bekerjasama atas dasar kerelawanan sosial diharapkan segera menghubungi gembirabersamakerlip@gmail.com. Ditunggu ya

Sabtu, 10 November 2012

Mengikat makna Pahlawan dalam Penerapan Sekolah Ramah Anak


Apa itu sekolah ramah anak, menurut psikolog dari teh Elsa?


Yang mendengarkan anak2, orang-orang dewasa masuk ke dunia anak.


Menurut Rifki?GSB MSA SMPN 11 Bandung


Dunia anak itu dari game, kuis, ngumpul2 dengan teman2.


Menurut Icha?


Baca komik, makan makanan sehat.

Menurut Fauzi? GSB MSA SMPN 11 Bandung

Di setiap kelas membuat dreams board. Belajar juga bisa dimana aja, di lab MIPA, ruang OSIS, saung yang baru dibuat karena anak-anak suka ngumpul. WC nya juga wangi yang laki-laki, juga ada BSJ, jamban Bersih Sehat Jujur. Dengan sarana begitu, fasilitasnya juga lebih, nilai pun jadi meningkat,


Menurut pak Suryadi, dari sarana prasarana disdik Bandung?


Di Bandung, SD, SMP, SMA, SMK, dari segi bangunan, semua sudah bagus secara struktur, secara sekolah aman. SMP sudah tuntas, bangunan dari pusat. Hasil rehabilitasinya maksimal. Meskupun SMP daya tampungnya masih kurang, tapi strukturnya lebih bagus. SD, bangunannya memang hariwang, sisa jaman Impres Pak Harto dulu. Sekarang sudah lebih bagus karena pembangunannya swa kelola. Kita juga sudah berkomitmen untuk menggunakan baja ringan.

Gerakan toilet bersih, dulu 2008 saya langsung memotret WC begitu masuk ke dalam sekolah, sehingga banyak yang tergerak untuk merawat WCnya.

Smp, kantin sehat sudah alhamdulillah. Tapi di SD juga sudah mulai kantin sehat dan jujur. Ada yang dibangunkan oleh BJB kantinnya. Ke depannya pun kita akan teruskerjasama dengan CSR untuk peningkatan mutu, di perpustakaan, IT, juga kerjasama dengan Tim TP UKS. Untuk membuat jajanan sehat. Termasuk akan terus kerjasama dneganedagang-pedagang di sekitar termasuk juga pengurangan penggunaan styrofoam.


Menurut bu yanti?

Kami sepakat pengertian sekolah ramah anak sebagai sekolah aman, sehat, hijau, inklusi, nyaman bagi perkembangan fisik, psikososial dan kognisi anak anak perempuan, laki-laki dan anak yang membutuhkan pendidikan khusus dan layanan khusus.


Rahli dkk GSB MSA SMPN 11 Bandung

Keteladanan pahlawan dalam menerapkan sekolah aman. Juga tentang harus serius menggapai cita-cita. Langkah2 penerapan GERA SHIAGA di sekolah dan madrasah. Pertama, membuat rencana, membicarakan kemungkinan bencana di sekolah/madrasah/rumah, membuat peta evakuasi, minta anak-anak untuk menelusuri sekolah dan gerbang s3kolah, kemudian tempat fzvorit dan melihst kerentanan fisik dan non fisik, lalu ,elakukan aksi nyata langsung, bukan cuma mengusulkan, tapi juga dibuktikan, misalnya langsung buat peta evakuasi.

Cara menjadi orang suksez, pertama belajar dengan gaya sendiri misalnya dengan musik atau makan, mempunyai keinginan sendiri menjadi orangbsukses dan membanggakan misalnya kelalui dreams board, kita yang menentukMan mau gagal atau sukses, cara sukses, kejar cita sampai ke ujung dunia. Hidup tanpa cita2 adalab mati, cita2 tanpa usaha adalah mimpi.

Caranya, sering mengadakan simulasi bencana. Belajar membuat dreams board sekolah atau madrasah. Belajar mengguhakan power point dan infocus.

Aas?

Keteladanan pahlawan itu adalah menjadi diri sendiri dalam mengejar cita-cita.

Penutup dari Pak suryadi

1. Soal beras pangan, tanah kita luas tapi masih impor.

2. Soal energi terbarukan.

3. Soal industri kecil. Jarum pentul misalnya, apakah insinyur kita tidak bisa membuat jarum pentul?

Visi nasional mencerdaskan dan membuat inovatif dan kreatif. PR kita bersama, bagaimana membuat desain pembelajaran yang membuat anak bisa klebih kreatof, bikan melihat ke masa lalu terus. Bagaimana kita bisa terus berpikir kreatif. Karena nanti 2025 kita harus berdaya saing internasional.

---------- Forwarded message ----------
From: Fitry Kei
Date: 2012/11/10
Subject: Notulensi OPERA 10 November 2012