Pagi ini kembali menikmati sarapan khas di Hotel Milennium bersama Dede dan Zamzam, menunggu FGD Finalisasi Pedoman Sekolah Aman dari Bencana dimulai.
Materi display GERA SHIAGA yuk! sudah dibawa ke ruangan tempat FGD dilaksanakan. Ada Cahyo, Novi, dan Pak Anas. Rupanya pointers sambutan yg disusun Zamzam sudah diprint. Namun ternyata, Mas Lilik yang membuka acara.
Bahan presentasi GERA SHIAGA yuk! yang disusun Mas Koyak kembali memukau banyak orang. Materi-materi KIE GERA SHIAGA yuk! pun dimasukkan kedalam kit peserta FGD.
Alhamdulillah, akhirnya bahan presentasi GERA SHIAGA yuk! Lengkap dg pernak-perniknya dipresentasikan dlm pembukaan FGD tersebut. Sambutan dari Bu Ida sangat membesarkan hati saat mendengar kritikan Zamzam karena tidak mengupas draft isi Pedoman yg sudah disusun.
Memang sengaja, sudah saatnya mendorong upaya kampanye dan advokasi khas Perkumpulan KerLiP yang merajut impian banyak pihak yang sudah diinisiasi sebelumnya dg penerapan Sekolah Aman.
Peserta FGD yg sangat terbatas tidak menyurutkan kami untuk merevisi ketiga bagian Pedoman. Adalah Esti, dr PBL KemPU yg sangat menguasai isi yg terkait Ke-PU-an yg membantu kelompok 1 menataulang outline dan maksud Pedoman tersebut.
Alhamdulillah Ruby dr GFDRR, Esti KemPU, Novy, Pak Budi dr BPPT, Bu Ida dengan kekhasannya, dan Susi staf ahli kemenag siap membantu merev isi agar Pedoman Penerapan Sekolah Aman melalui (GERA SHIAGA Indonesia) di sekolah/madrasah siap diluncurkan 26 Maret 2012.
Instrumen Monev akan segera disiapkan setelah Pedoman ini di Perka-kan. Ruby lah yang mengingatkan agar Pedoman ini mengikuti sistematika Perka BNPB.
Bagaimana dengan kelompok 3?
Alhamdulillah Dede mempresentasikan hasilnya dengan baik dilengkapi catatan kritis dari Amin Plan yg membuatku berpikir ulang untuk mendorong istilah GERA SHIAGA Indonesia dicantumkan dalam judul.
Zamzam sempat mengingatkan soal motivasi. Rupanya masih diperlukan perjalanan panjang untuk membangun trust antara aku dan Zamzam terkait motivasi GERA SHIAGA dikedepankan.
Buatku upaya ini adalah bentuk apresiasi bagi Mas Koyak dan Zamzam juga Dede, Tyas, Oka, Taufik dan sahabat-sahabat KerLiP lainnya yang terlah dan selalu bersemangat mempersiapkan GERA SHIAGA yuk! Dengan berbagai materi pendukungnya.
Terima kasih untuk Zamzam yg sudah mengingatkan dalam posisinya sebagai pengampu program GERA SHIAGA yuk! Peristiwa kecil ini mengingatkan pada saat mencoba mendorong kontrak tertulis yg menjunjung tinggi prinsip tumbuh bersama di MI Asih Putera lalu di Hikmah Teladan.
Sudah bisa ditebak ujungnya selalu meyakinkan diri untuk tetap bekerja demi kepentingan terbaik anak dengan segala kekhasan yg Allah karuniakan kepada hamba Nya yg dhaif ini.
Mudah-mudahan prinsip ini selalu hidup dalam setiap gerak, ucap, laku lampah keseharianku dalam mengembang amanah gerakan kenabian yg penuh liku-liku.
Insya Allah
GERA SHIAGA YUK!
PERKUMPULAN KELUARGA PEDULI PENDIDIKAN (KerLiP)
Gerakan Sosial Kritis Berbasis Keluarga yang berupaya mendorong pemenuhan hak hidup bermartabat terutama hak atas pendidikan dan perlindungan anak
Selasa, 20 Maret 2012
Selalu Memukau
Alhamdulillah
Saat-saat memukau Devieta kembali bisa kita nikmati ya.
Pagi ini, ibu menikmati kesendirian di kamar mandi setelah tertidur nyenyak sambil mengirimkan beberapa pesan untuk memastikan upaya advokasi sekolah aman melalui program GERA SHIAGA masuk dalam pointers BNPB yang sedang disusun Zamzam.
Kemarin cerita panjang lebar mengenai upaya PRB yang dilaksanakan bersama sahabat-sahabat KerLiP didepan Ina, peneliti S2 dari Untar. Ina menggali lebih jauh mulai dari rintisan Gerakan Keluarga Peduli Pendidikan sampai munculnya GERA SHIAGA.
Alhamdulillah, ujung-ujungnya, Ina siap membantu knowledge management Litbang KerLiP dan siap bergabung selasa malam untuk menyiapkan workplan GERA SHIAGA di masjid-masjid.
Sebelumnya, Ibu, Tyas, Oka, dan Fitry berbagi pengetahuan mengenai Konsep dan Praktek GERA SHIAGA yuk! Mulai dari Gerakan KerLiP di rumah, sekolah/madrasah/lainnya, rumah ibadat, kebijakan, pelayanan publik, media dan dunia usaha. Ide GERA SHIAGA yuk! Muncul sebagai bentulk apresiasi terhadap praktek-praktek baik yang digali saat menyusun Panduan Umum Pendidikan Ramah Anak bersama K/L/D/I lengkap dengan perkembangan potensi anak-anak GSB MSA SMP11 yang luar biasa dalam dampingan Ibu Nia, Pak Agus dan guru-guru mereka didukung manajemen berbasis sekolah yang peduli anak dalam pimpingan Pak Asep.
Ide besarnya adalah sebesar-besar manfaat agar 75% sekolah/madrasah lebih aman, peduli lingkungan dan lebih sehat
Bagi 44 juta anak Indonesia dengan menjadikan anak, remaja, kawula muda mitra dalam penerapan sekolah aman melalui GERA SHIAGA.
Bagaimana dengan strukturnya? Sinkronisasi kebijakan, peningkatan partisipasi publik termasuk anak, pelembagaan aktivitas anak dan keluarga di sekolah dalam upaya Pengurangan Risiko Bencana menjadi metode terpilih. Beberapa aktivitas sebelum Gladi GERA SHIAGA menjadi penting dilakukan. Mulai dengan Kordinasi K/L/D/I, roadshow GERA SHIAGA ke sekolah/madrasah, sosialisasi melalui jejaring sosial, pembuatan materi KIE. Dana hibah kecil untuk mendukung rencana aksi GERA SHIAGA di sekolah/madrasah yang terjangkau dalam roadshow akan digalang melalui sponsorship berkelanjutan.
Pengumpulan foto kelas rusak berat, lomba foto essay dan lomba menulis artikel "GERA SHIAGA" diharapkan dapat meningkatkan efektivitas partisipasi anak dan keluarga.
Tyas mempresentasikan rencana kegiatan Roadshow GERA SHIAGA yang akan dimulai di SDN Coblong 4 tanggal 24 Maret 2012. Ada banyak hal menarik yang kita bahas sebelum Udin dan Dimas dari ISMAKES bergabung.
Kafe Ilmu KerLiP minggu ini luar biasa. Tyas menjelaskan konsep dan rencana aksi GERA SHIAGA kepada Udin dan Dimas. Berlanjut dengan pengalaman Udin dan Dimas membangun ISMAKES Jabar atas permintaan Oka dengan impian GMB nya.
Alhamdulillah, kita menyepakati untuk memperkuat kerjasama BEM STKS, ISMAKES Jabar dan KerLiP dalam merintis Gerakan Mahasiswa Bersatu. GMB ini akan dilaunching pada Hari Keluarga Nasional tanggal 28 Juni 2012. Praktik adopsi pemeliharaan pohon di pinggir jalan sepanjang jalan anak-anak menuju sekolah, promosi kesehatan, keselamatan dan keamanan di sekolah/madrasah, dan kegiatan-kegiatan lainnya termasuk untuk kader-kader posyandu dan rumah-rumah ibadat menjadi pilihan kegiatan menarik yang akan diusung GMB.
Bahkan Tyas, Oka, Udin dan Dimas sepakat berbagi pengetahuan dan keterampilan di wilayah dampingan masing-masing.
Alhamdulillah, setiap saat memukau bagi KerLiPers ya. Apalagi saat Zamzam dan Dede kembali membawa materi KIE GERA SHIAGA yang didesain dan dicetak Mas Koyak. Lengkap sudah impian kita untuk mewujudkan GERA SHIAGA Indonesia.
Siomay lezat dari simpang jadi menu sarapan kita. Menu penutup main ular tangga pendidikan ramah anak yang dicetak Kementerian Pemberdaya Perempuan dan Perlindungan Anak. Tyas, Oka, Teh Dewi, Icha menyemarakkan ruang publik di teras Rumah KerLiP sampai malam.
Beberapa materi KIE GERA SHIAGA disiapkan untuk pameran di acara internal Setditjendikdas di Horison Bandung. Tyas dan Oka membuka stand khusus GERA SHIAGA disana. Kita sepakat untuk buka stand dan jual merchandiser GERA SHIAGA setiap kumpul di Kafe Ilmu KerLiP. Oh ya, kita juga sempat merencanakan recommitment untuk terus saling belajar dan jadikan Kafe Ilmu KerLiP wahana belajar bersama.
Ibu, Zamzam dan Dede berangkat ke Jakarta dengan harapan baru untuk usung GERA SHIAGA Indonesia dalam FGD finalisasi Pedoman Penerapan Sekolah Aman dari Bencana. Insya Allah
GERA SHIAGA YUK!
Saat-saat memukau Devieta kembali bisa kita nikmati ya.
Pagi ini, ibu menikmati kesendirian di kamar mandi setelah tertidur nyenyak sambil mengirimkan beberapa pesan untuk memastikan upaya advokasi sekolah aman melalui program GERA SHIAGA masuk dalam pointers BNPB yang sedang disusun Zamzam.
Kemarin cerita panjang lebar mengenai upaya PRB yang dilaksanakan bersama sahabat-sahabat KerLiP didepan Ina, peneliti S2 dari Untar. Ina menggali lebih jauh mulai dari rintisan Gerakan Keluarga Peduli Pendidikan sampai munculnya GERA SHIAGA.
Alhamdulillah, ujung-ujungnya, Ina siap membantu knowledge management Litbang KerLiP dan siap bergabung selasa malam untuk menyiapkan workplan GERA SHIAGA di masjid-masjid.
Sebelumnya, Ibu, Tyas, Oka, dan Fitry berbagi pengetahuan mengenai Konsep dan Praktek GERA SHIAGA yuk! Mulai dari Gerakan KerLiP di rumah, sekolah/madrasah/lainnya, rumah ibadat, kebijakan, pelayanan publik, media dan dunia usaha. Ide GERA SHIAGA yuk! Muncul sebagai bentulk apresiasi terhadap praktek-praktek baik yang digali saat menyusun Panduan Umum Pendidikan Ramah Anak bersama K/L/D/I lengkap dengan perkembangan potensi anak-anak GSB MSA SMP11 yang luar biasa dalam dampingan Ibu Nia, Pak Agus dan guru-guru mereka didukung manajemen berbasis sekolah yang peduli anak dalam pimpingan Pak Asep.
Ide besarnya adalah sebesar-besar manfaat agar 75% sekolah/madrasah lebih aman, peduli lingkungan dan lebih sehat
Bagi 44 juta anak Indonesia dengan menjadikan anak, remaja, kawula muda mitra dalam penerapan sekolah aman melalui GERA SHIAGA.
Bagaimana dengan strukturnya? Sinkronisasi kebijakan, peningkatan partisipasi publik termasuk anak, pelembagaan aktivitas anak dan keluarga di sekolah dalam upaya Pengurangan Risiko Bencana menjadi metode terpilih. Beberapa aktivitas sebelum Gladi GERA SHIAGA menjadi penting dilakukan. Mulai dengan Kordinasi K/L/D/I, roadshow GERA SHIAGA ke sekolah/madrasah, sosialisasi melalui jejaring sosial, pembuatan materi KIE. Dana hibah kecil untuk mendukung rencana aksi GERA SHIAGA di sekolah/madrasah yang terjangkau dalam roadshow akan digalang melalui sponsorship berkelanjutan.
Pengumpulan foto kelas rusak berat, lomba foto essay dan lomba menulis artikel "GERA SHIAGA" diharapkan dapat meningkatkan efektivitas partisipasi anak dan keluarga.
Tyas mempresentasikan rencana kegiatan Roadshow GERA SHIAGA yang akan dimulai di SDN Coblong 4 tanggal 24 Maret 2012. Ada banyak hal menarik yang kita bahas sebelum Udin dan Dimas dari ISMAKES bergabung.
Kafe Ilmu KerLiP minggu ini luar biasa. Tyas menjelaskan konsep dan rencana aksi GERA SHIAGA kepada Udin dan Dimas. Berlanjut dengan pengalaman Udin dan Dimas membangun ISMAKES Jabar atas permintaan Oka dengan impian GMB nya.
Alhamdulillah, kita menyepakati untuk memperkuat kerjasama BEM STKS, ISMAKES Jabar dan KerLiP dalam merintis Gerakan Mahasiswa Bersatu. GMB ini akan dilaunching pada Hari Keluarga Nasional tanggal 28 Juni 2012. Praktik adopsi pemeliharaan pohon di pinggir jalan sepanjang jalan anak-anak menuju sekolah, promosi kesehatan, keselamatan dan keamanan di sekolah/madrasah, dan kegiatan-kegiatan lainnya termasuk untuk kader-kader posyandu dan rumah-rumah ibadat menjadi pilihan kegiatan menarik yang akan diusung GMB.
Bahkan Tyas, Oka, Udin dan Dimas sepakat berbagi pengetahuan dan keterampilan di wilayah dampingan masing-masing.
Alhamdulillah, setiap saat memukau bagi KerLiPers ya. Apalagi saat Zamzam dan Dede kembali membawa materi KIE GERA SHIAGA yang didesain dan dicetak Mas Koyak. Lengkap sudah impian kita untuk mewujudkan GERA SHIAGA Indonesia.
Siomay lezat dari simpang jadi menu sarapan kita. Menu penutup main ular tangga pendidikan ramah anak yang dicetak Kementerian Pemberdaya Perempuan dan Perlindungan Anak. Tyas, Oka, Teh Dewi, Icha menyemarakkan ruang publik di teras Rumah KerLiP sampai malam.
Beberapa materi KIE GERA SHIAGA disiapkan untuk pameran di acara internal Setditjendikdas di Horison Bandung. Tyas dan Oka membuka stand khusus GERA SHIAGA disana. Kita sepakat untuk buka stand dan jual merchandiser GERA SHIAGA setiap kumpul di Kafe Ilmu KerLiP. Oh ya, kita juga sempat merencanakan recommitment untuk terus saling belajar dan jadikan Kafe Ilmu KerLiP wahana belajar bersama.
Ibu, Zamzam dan Dede berangkat ke Jakarta dengan harapan baru untuk usung GERA SHIAGA Indonesia dalam FGD finalisasi Pedoman Penerapan Sekolah Aman dari Bencana. Insya Allah
GERA SHIAGA YUK!
Narasi Devita diawal Diklatsar
hehe sentilan nakal dari iklan indomie rupanya menggairahkan semangatku tuk mememutar ulang rekam pengalaman selama tes mengikuti MENWA ...Tak pernah kuduga sebelumnnya, diksar yang seharusnya aku jalani sejak hari rabu ternyata mundur sampai hari ini. Menurut jadwal sih tanggal 20 sampai tanggal 4 April nanti, wah semakin lama saja -___- Ternyata kesibukan kami sejak hari rabu itu merupakan tes yang wajib kami ikuti. Dan kemarin meripakan puncak ketegangan kami yaitu pengumuman hasil tes, yea alhamdulillah pasukan kami lolos semua . Asyik :D Hmm sebuah awal yang baik semoga berakhir dengan hasil yang baik sekali.Awal yang baik ini kami capai melalui tes mental ideologi dan tes kesehatan, tes mental ideologi sendiri merupakan tes yang berkautan dengan visi misi kami mengikutu menwa . Wah seru pokoknya, kami di bentak-bentak , bahkan aku sendiri harus menikmati push up karena ketidaksengajaanku ngomong. hede ya alhamdulillah selamat dari tamparan . ckckkck oh iya di sini aku juga sempet menggali lho, hoho alahasil aku mendapatkan informasi mengenai ikatan mahasiswa DIY dan Jawa Tengah, sebuah komunitas mahasiswa swasta yang menentang pemerintahannya Pak SBY. ( Frontal ) Selain itu melalui tes kesehatan aman, meskipun BB tidak sebandung dengan TB wkwkwk, tapi yang lucu disini bisa melihat anak laki-laki di kerjain senior. Beh to be continued
Bu Yanti, Ka Zamzam, Ka Dede, Sekilas cerita saya, memang bukan sebuah derita tapi inilah kisah saya, saya tunggu cerita Ibu maupun kakak selanjutnya. Semangat. Salam GMB. Gerashiaga yuk :)
Bu Yanti, Ka Zamzam, Ka Dede, Sekilas cerita saya, memang bukan sebuah derita tapi inilah kisah saya, saya tunggu cerita Ibu maupun kakak selanjutnya. Semangat. Salam GMB. Gerashiaga yuk :)
Langganan:
Entri (Atom)