Jumat, 16 Oktober 2009

Serakah Pahala


Kami tiba di Pamalayan pukul 12 siang menyusul rombongan mobil yang membawa Kak Andi Yudha dan relawan Rumah KerLiP. Ova, Kordinator Rumah KerLiP sedang menurunkan 3 dus besar berisi buku-buku sumbangan Penerbit Mizan Bandung, mainan, boneka, buku dan majalah sumbangan mitra Rumah KerLiP. Hari ini tanggal 15 Oktober 2009 warga dan aparat Pamalayan akan menggelar sarasehan dan tasyakuran setelah menyelesaikan ruang khusus untuk taman Bacaa Masyarakat (TBM) dan PAUD di MDA Al Falah Pangawaren. TBM dan PAUD ini merupakan sarana pendampingan penanganan psikososial yang dipersembahkan Rumah KerLiP dari sumbangan mitra Rumah KerLiP untuk penduduk yang terkena gempa di Garut Selatan.

Pak Endang, Sekretaris Komite MDA Al falah Pangawaren menunjukkan ruang khusus untuk TBM dan PAUD sambil menyiapkan soundsystem di dekat panggung. Rupanya Pak Endang, Pak Ustadz Wawan, dan anak-anak MDA Al falah sudah menyiapkan semuanya. Ada backdrop buatan Pak Endang bernuansakan laut dan lumba-lumba. Panggung kecil juga sudah siap pakai didekat meja tempat soundsystem dipasang. Kursi plastik hijau dan bangku madrasah berjejer rapi di ruang tempat kegiatan akan dilaksanakan.
Pak Endang menunjukkan lemari, sekat dan ruang guru yang berhasil diuntaskan selama 10 hari oleh tukang kayu warga Desa Pamalayan.

Pukul 12.30 rombongan dibawa ke rumah Ibu Ucu, ketua komite MDA Al Falah Pangawaren. Ada empat ibu-ibu yang sedang menyiapkan nasi kuning untuk konsumsi acara. Ibu Ucu menceritakan kejadian gempa dan kebaikan berbagai pihak yang membantu warga desa Pamalayan. "Ada yang pernah tahu Ibu Dr. Salmi di Dago? Saya sering bilang kalau Bu Salmi serakah," Kata Kak Andi di hadapan anak-anak. "Kok serakah, Kak!" seru anak-anak. "Iya, hampir tak ada mahasiswa di sekitar Bandung Utara yang tak pernah menerima kebaikan Bu Salmi. Selain menggratiskan biaya pengobatan, tak jarang bu Dokter ini memberikan uang kepada pasiennya yang kebanyakan mahasiswa itu untuk membeli obat atau bahkan berobat ke rumah sakit rujukannya. Waktu Bu Salmi berangkat naik haji, saya bilang kalau bu Salmi serakah pahala. Sama seperti bu Ucu kan," Kak Andi menjelaskan dengan bersemangat.

Wah, kayaknya bukan hanya Bu Salmi dan Bu Ucu ya. Pak Endang Pak Ustadz Wawan, Ova, Zamzam, anak-anak yang siap tampil pada tasyakuran hari ini termasuk orang-orang yang serakah pahala. Tidak hanya mereka, para relawan Rumah KerLiP, donatur, mitra Rumah KerLiP dan semua pihak yang membantu dan mendoakan para penduduk yang terkena bencana agar kembali hidup bermartabat pasti orang-orang yang serakah pahala.

Ayo, siapa lagi yang mau berlomba-lomba jadi orang yang 'serakah' membantu sesama! Pasti Allah takkan segan memberikan pahala dan menambah rizki-Nya kepada orang-orang yang serakah pahala. Amin.

Tidak ada komentar: