Jumat, 04 September 2009

Bantu Korban Gempa Yuk!

Salam solidaritas,

Sejak kemarin saya kontak Boy Frido, penggiat pendidikan alternatif untuk
petani di Garut.
Dia tinggal di Desa Cikelet dekat Pameungpeuk (pusat gempa).
Pagi ini saya menerima informasi situasi terkini dari Boy Frido via handphone
Penduduk desa Cikelet lebih kurang lebih 500 KK kebanyakan PNS dan well educated
Ada 1 posko yang dikelola tentara 100 m dari rumah Boy tapi sering
dikeluhkan warga
karena beberapa alasan :
1. Pendataan korban belum berjalan dg baik : ada warga yang berkali-kali
mengambil bantuan
2. Terlihat banyak mobil bantuan yang datang namun bantuan yang dibagikan
sangat minimal (4 botol kecap dan 5 bungkus indomie per KK)
3. Ada penampungan sementara ditinggali 30-40 orang
4. listrik dimatikan sementara oleh PLN karena banyak rumah rusak berat
5. anak2 sekolah masih mondar-mandir setiap pagi karena sekolah belum
berjalan
6. Para PNS juga belum memulai pekerjaan
7. Banyak anak dan keluarga yang terpaksa tinggal di emperan
8. Keluhan warga ditanggapi kurang simpatik oleh pengelola POSKO
9.arena tidur di emperan depan rumah, mulai banyak warga pada usia anak yang
terserang ISPA

Warga Cikelet berencana untuk membuat posko, saya minta Boy untuk
memfasilitasi terbentuknya forum warga. Katanya Boy masih ingin jadi korban
saja dan meminta beberapa relawan untuk membantu memfasilitasi terbuntuknya
Forum Warga juga ada sosialisasi SPHERE untuk mendorong partisipasi warga
korban yang lebih baik sejak dini.

Oh ya, kemarin Boy sampai harus berjalan 500 m dari rumahnya untuk membeli
beras. Biasanya dalam jarak 50 m sudah ada di warung terdekat. Ada yang
menarik dengan karakteristik warga Desa Cikelet. Meskipun dekat dengan Posko
X, namun jika Posko tsb terletak di desa lain, mereka merasa tidak berhak
untuk mendapatkan bantuan dari sana. Ini cukup menghambat penyaluran
bantuan.

Rencana Tindak lanjut KerLiP
1. kontak intensif dengan mitra yang jadi korban di Pangalengan, Garut,
Tasik, Ciamis
2. Menyebarluaskan bantuan yang diperlukan Boy dan kawan-kawan di daerah
gempa melalui email, milis, facebook, sms sejak tanggal 3 September 2009
3. Kordinasi dengan para penggiat hak anak di Kota Bandung, Sabtu 5
September 2009 untuk rekrutmen relawan
4. Membantu penyusunan laporan perkembangan dari relawan korban gempa
5. Membantu memfasilitasi partisipasi IDP's anak dan perempuan dalam
pembentukan forum warga korban bencana di Desa Cikelet mulai tanggal 6
September 2009

Bagi rekan-rekan MPBI, PMI, dan CDE lainnya yang berkenan membantu
dipersilakan menghubungi Boy Frido di 081320499220 atau titipkan bantuan ke
Dago Elos V no 423 Bandung 40135 Tlp 022-2505116 HP 081220555069 email :
rumahkerlip@gmail.com. Diperlukan buku-buku SPHERE project dan pelatihannya
untuk warga selain bantuan yang diperlukan untuk tanggap darurat.

Bantuan perdana akan diangkut pada tanggal 6 September ke Desa Cikelet jam
11.30 naik bis dari Cicaheum Bandung.

Tidak ada komentar: