Minggu, 13 Maret 2011

Pelajaran 1_gempa Tsunami Sendai _dari milis bencana

Tidak ada gambar terkirim karena mengerikan…
Tidak ada gambar terkirim karena menakutkan…
Tidak ada gambar terkirim karena menyayat perasaan….
Tidak ada gambar terkirim karena menyedihkan bagi yang kehilangan…
Tidak ada gambar terkirim karena suatu ironi….
Tidak ada gambar terkirim karena itu tragedi kemanusiaan….
Tidak ada decak kekaguman, keanehan atas ironi dan tragedi….
Yang ada hanyalah kenyataan
Yang ada ternyata “ada” yang lebih “Berkuasa”
Yang tiada adalah kita semua, bersama dengan kesombongan, keserakahan
dan rasa congkak,
Akankah kita melupakan semua gambar dalam benak kita semua?
Menangis, meratap tetaplah tidak mengubah semuanya
Aceh, Pangandaran, Sipora-Pagai dan Sendai, lalu?................

Sedikit berbagi di bawah ini untuk kita semua

Di Kashiwa, Chiba di Kampus Atmosphere and Oceanography Research
Institute, Univ of Tokyo. Pada hari Rabu, 9 Maret 2011. Pukul 11.45.
13,97, di lantai 7, gempa dirasakan cukup kuat selama 1,5menit. Saya
tersadar dan berfikir harus melakukan apa. Akan tetapi tidak ada
satupun rekan2 Jepang melakukan pergerakan, panik berteriak atau
apapun walau di sekitar ruangan kerja saya banyak ibu-ibu staf kantor,
mahasiswi dan staf pengajar perempuan. Kemudian saya tengok ke
jendela, di lapangan juga tidak ada orang berkerumun. Gengsi juga ya,
akhirnya saya tidak melakukan evakuasi. Sorenya saya tanya pada rekan2
Jepang, kenapa tidak ada evakuasi pada saat gempa kuat dirasakan?
Jawabannya sederhana, gedungnya kuat kok dan tidak ada perintah
evakuasi. Wah, mereka percaya gedungnya tidak akan runtuh.

Pelajaran 1:
# tetap tenang, tidak panik pada saat terjadi gempa
# sangat percaya bahwa bangunan yang mereka tempati sesuai dengan
persyaratan tahan gempa dengan kekuatan tertentu

Malamnya saya menonton televisi yang memperlihatkan kegiatan warga
kawasan pantai melakukan evakuasi menuju kearah perbukitan, anak2 SD
didampingi guru-gurunya, begitu pula para orangtua dan warga lainnya.
Mereka berdiam ditempat penampungan, diberi sedikit makanan. Sementara
sirine terdengar dimana-mana

Tidak ada komentar: