Sabtu, 17 Oktober 2009

Anak-anak yang Luar Biasa

Kelompok anak perempuan sedang menyanyikan beberapa lagu, saat kami tiba setelah makan siang di rumah Ibu Ucu. suara khas anak-anak dengan gaya yang menggemaskan menghibur tamu-tamu undangan yang datang satu persatu mengisi kursi yang disediakan panitia. Teh Ai, pembawa acara membacakan susunan acara yang dibuka dengan pembacaan ayat suci Al Qur'an. Rida, Putri Pak Ustadz Wawan, membacakan Surat Al Waqiah sambil sesekali senyum menghiasi wajahnya yang cantik dilanjutkan pembacaan shalawat oleh Maya dan temannya. Hadirin serempak mengikuti alunan shalawat yang dipimpin oleh kedua anak perempuan tersebut. Tidak lama kemudian Pak Lurah datang dan langsung diminta untuk menyampaikan sambutan. Ungkapan terima kasih dan syukur dari Pak Lurah dipertegas oleh Bu Ucu,ketua Komite MDA Al Falah. Lalu giliranku memberikan sambutan singkat sebelum pembacaan sambutan tertulis oleh Fitri, santri MDA Al Falah. Gaya khas anak yang diminta membacakan sambutan tertulis menginspirasiku untuk mendorong spontanitas anak menyuarakan bening nurani mereka. Sesuatu yang sebenarnya tidak diperlukan setelah menyaksikan spontanitas anak-anak Pamalayan yang luar biasa.

Ada Gilang yang tampil berkali-kali menyanyikan lagu sendirian atau bersama teman-teman sebayanya, Tri dan Dikdik yang lantang menyanyikan lagu-lagu populer. Juga Dea, Wulan dan teman-temannya yang spontan naik keatas panggung menyanyikan lagu-lagu favorit mereka. Anak-anak pun tanpa segan mengikuti setiap sesi yang disuguhkan pada kegiatan tasyakuran dan sarasehen warga desa pamalayan tanggal 15-16 Oktober 2009 di MDA Al Falah Pangawaren Pamalayan Cikelet Kabupaten Garut

Tidak ada komentar: