Rabu, 30 Januari 2008

Proyek Belajar Cegah Banjir dengan Biopori

Pembelajaran bagi peserta didik Komunitas Rumah KerLiP dikemas dalam bentuk proyek belajar bersama. Peserta didik yang sebagian besar merupakan pekerja anak usia 10 – 18 tahun ini dilatih untuk membangun dialog saling belajar lintas-usia melalui metode homeschooling. Proyek Belajar Lubang Resapan Biopori dipilih sebagai langkah pembelajaran yang mengintegrasikan visi SETS (Science Environment Technology and Society) untuk mendidik anak mandiri dalam konteks pembangunan berkelanjutan.

Hasil yang diharapkan :

  1. Adanya lubang resapan biopori di depan sekreatriat RW sebanyak jumlah yang dibutuhkan
  2. Terpetakannya pola konsumsi dan pembuangan sampah komunitas di tepi kali Ciliwung
  3. Adanya keterlibatan keluarga di Kampung Jawa dalam pemilahan sampah organik dan sampah plastik
  4. Adanya karya layak jual hasil daur ulang sampah plastik warga Kampung Jawa

Hasil proyek belajar ini diharapkan memberikan pengalaman belajar yang mendorong peserta didik secara aktif mengembangkan kemandirian dan tanggung jawab dalam menjalankan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Persiapan proyek belajar dengan melibatkan anak-anak sudah dimulai sejak bulan Januari 2008. Diharapkan pada bulan April 2008 seluruh hasil proyek bisa dicapai.

Dalam proyek belajar Lubang Resapan Biopori ini anak-anak akan melaksanakan kegiatan sebagai berikut: a) jalan kaki ke tempat pemilahan dan pemanfaatan sampah organik dan anorganik b) Cara Asyik Cari Tahu mengenai dampak perubahan iklim terhadap kemanusiaan c)Jalan kaki untuk mengamati pola konsumsi dan pembuangan sampah di tepi kali Ciliwung d) Cara Asyik Cari Tahu : Coba yuk! Tema : Lubang Resapan Biopori e) Sosialisasi pemilahan sampah organik untuk mengisi lubang resapan biopori dan sampah plastik untuk menjadi karya layak jual f) penelitian pengaruh kompos terhadap tanaman g)hadiah oksigen untuk keluarga. Melalui proyek belajar ini anak-anak putus sekolah yang menjadi peserta didik Komunitas Rumah KerLiP mendapatkan pengalaman belajar bervisi SETS yang memperkuat pemahaman mereka tentang pentingnya energi bersih bagi kehidupan manusia.

Rencana Tindak lanjut periode Mei-Juli 2008

  • Adanya hasil penelitian pengaruh kompos terhadap pertumbuhan tanaman
  • Adanya 25 bibit tanaman hasil budidaya menggunakan kompos dari LRB sebagai hadiah oksigen bagi keluarga di Kampung Jawa

Tidak ada komentar: